Bandar judi online – RFEF Tdk Hendak Menggelar Pujian Rekor Baru Messi

Si pemain ulung daripada team Barcelona sebagaimana Lionel Messi yang saat ini menyimpan sesuatu peluang utk dapat menorehkan kenangan untuk perkelahian terusan dr La Liga kontra membelot Real Madrid berada pada Santiago Bernabeu, Sabtu besok, (25/10/14). Tapi daripada Persekutuan Sepakbola Spanyol (RFEF) sendiri udah mengesankan kalau tdk akan menghasilkan salah satu pujian khusus pada Messi. Berada di dalam kompetisi tersebut, Messi betul2 mempunyai sesuatu peluang dalam mampu mencipta rekor terkini sebagai pencetak gol tertinggi sejauh masa pada teritori La Liga. Pemain yg sedang sebagai pahlawan dr Barcelona ini mulai dalam tahun 2004 ini cuma membutuhkan sebanyak dua gol tambahan utk mampu melewati rekor 251 gol yang di dapatkan dari Telmo Zarra.test1

Sejumlah pihak yg menurunkan pertimbangan kepada Messi yg padan dikasih sebuah prestise kalau benar2 siap dalam menanggung rekor daripada Zarra berada di perjuangan El Classico ini. Guna salah satunya tampak atas sang presiden daripada LFP, Javier Tebas yang menyampaikan sesuatu penilaian hal tersebut betul-betul amat patut utk mampu di apresiasikan karena memerankan detik super bersejarah. FIFa yg menyampaikan salah satu penilaian enggak akan terdapat masalah dengan rancangan penghormatan ini. Akan tetapi, daripada perhimpunan yang detik ini telah di pimpin sama Sepp Blatter ini senantiasa menyerahkan segenap terhadap RFEF, yang jadi otoritas sepak bola tertinggi dalam negeri matador ini.

Tapi dr RFEF sudah menyembulkan gak pernah dalam mengheningkan juga mau guna siap melaksanakan hal itu. Lebihnya lagi enggak ada salah 1 klaim daripada team El Barca utk mampu di adakannya salah 1 pujian bagi tokoh yang berasal dari Argentina tersebut. “Kami sendiri benar-benar nggak pernah untuk mempertimbangkannya. Saat ini tidak terdapat yg mampu mendekati kami masalah sebuah penghargaan tersebut. Kami seorang diri tak menerimakan salah 1 restu dari Barcelona. Kami nggak mau pula guna menggelarnya, ” ujar daripada juru bicara RFEF. “Hamba sendiri juga gak mengerti apakah atas penghormatan itu tengah diterimakan memerankan undang-undang. Masalahnya belum terselip preseden sebelumnya, ” sambungnya lagi.